Senin, 13 Januari 2014

Cara menjadi orang yang baik dan disegani.


1. Tulus
Sebelum saya memberi tips-tips untuk menjadi orang baik, perlu diingat bahwa anda harus melakukan semua hal dibawah ini dengan tulus/tidak terpaksa. Karena hati seseorang dicerminkan oleh ketulusan seseorang.
2. Berbicaralah dengan ramah tamah dan sopan
Komunikasi adalah hal penting dalam kehidupan manusia. Tanpa komunikasi, manusia tidak akan mungkin bisa hidup dengan harmoni. Maka itu, bicara lah dengan ramah tamah dan sopan agar orang lebih suka berbicara dengan anda, jauhkanlah kata-kata kasar dan jorok dari kamus bahasa yang anda katakan. 
3.Hargailah orang lain
Manusia adalah makhluk sosial, tidak bisa lepas dari bantuan orang lain. Agar dirimu dihargai orang lain, maka kamu juga harus menghargai orang lain. Jangan pernah mengejek orang lain hanya karena mereka berbeda agama,ras,suku, dan lain-lain. Karena jika anda mengejek orang lain, anda sama saja mengejek Yang Maha Kuasa karena anda telah mengejek makhluk ciptaan-Nya. 
4. Sering-seringlah membantu orang lain
Seperti yang dikatakan sebelumnya, manusia adalah makhluk sosial. Tidak bisa lepas dari orang lain, Oleh karena itu, sering-seringlah membantu orang lain dalam hal apapun. Karena sekecil apapun bantuan yang kamu beri, pasti orang lain akan menghargainya. Jika anda sering membantu orang lain, tentu saja orang lain juga akan sering membantu anda. Ingatlah bahwa hidup ini saling timbal balik. Jika anda melakukan hal buruk pada orang, maka hal buruk itu akan kembali lagi kepada anda suatu saat nanti, begitu pula dengan hal-hal yang baik.
5.Bersyukur
Ini adalah langkah penting dalam melakukan segala sesuatu, setiap kali kau berfikir bahwa hidupmu sedang susah,bersyukurlah atas apa yang kau telah miliki, karena belum tentu semua orang bisa seberuntung dirimu.
6.Bertemanlah dengan siapapun
Janganlah memilih-milih teman, karena semua manusia di mata Allah SWT adalah sama, yang membedakan hanya Akhlaknya.
7.Receive less, Give More
Dalam hidup, anda harus lebih sering memberi daripada menerima. Karena orang akan menjadi senang dengan anda yang suka memberi.
Sekian dari saya, semoga post di atas dapat membantu anda semua yang ingin menjadi orang baik.

Aplikasi al-qur'an untuk Android



HP, tablet, atau gadget Android kita bisa menjadi sarana untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah. Salah satunya, dengan menginstal aplikasi Quran dan membiasakan membacanya. Alhasil, di manapun Anda berada, Al-Qur'an bisa selalu menemani Anda, Anda bisa tilawah dan mentadaburi Al-Qur'an di mana saja berada.

Berikut ini 5 Aplikasi Quran Terbaik, Gratis untuk Android Anda yang bisa Anda pilih:


1. Quran Android



Kapasitas : 2,13 MB
Telah didownload 1.000.000+
Rate & Review 26.000+ dengan rata-rata 4.8 stars
Developer : Quran Android

Aplikasi Al-Qur'an ini pantas disebut sebagai aplikasi Qur'an terbaik untuk hp dan tablet Android Anda. Quran Android memiliki tampilan halaman yang serupa dengan Mushaf Utsmani, 1 halaman terdiri dari 15 baris, 1 juz terdiri dari 20 halaman, kecuali juz 1 dan juz 30.

Quran Android memiliki fitur bookmark yang memudahkan Anda menandai tilawah Anda sampai di mana. Sejumlah bookmark bisa Anda berikan untuk menandai, misalnya tilawah Anda, tilawah di sebuah pengajian, hafalan Anda, dan sebagainya. Namun, yang ditandai dalam bookmark adalah halamannya, bukan ayatnya.

Fitur Quran Android juga memungkinkan Anda mendengarkan tilawah (audio) dari qari' terkemuka. Pada saat tilawah dibacakan, ayat yang dibaca diblok dengan warna hijau, memudahkan Anda menyimaknya.

2. iQuran


Kapasitas : 12,85 MB
Telah didownload 1.000.000+
Rate & Review 40.000+ dengan rata-rata 4.8 stars
Developer : Guided Ways Technologie Ltd

Jika Anda lebih membutuhkan Qur'an dan terjemahnya tanpa mementingkan tampilan halaman Qur'an layaknya Mushaf Utsmani, iQuran bisa menjadi pilihan pertama Anda. Berbeda dengan Quran Android yang fitur bookmarknya hanya mampu menandai halaman, iQuran menyediakan fitur bookmark per ayat. Jadi Anda bisa menandai tilawah Anda sampai surat apa ayat berapa, tadabur Anda sampai surat apa ayat berapa.

Dilihat dari aspek rate & review, jumlah pengguna Android yang memberikan rate & review untuk aplikasi iQuran jauh lebih banyak daripada Quran Android. Lebih dari 40.000 pengguna Android telah memberikan rate dan review aplikasi iQuran ini dengan rata-rata nilai 4.8 stars, jauh di atasQuran Android yang mendapatkan nilai yang sama dari 26.000+ pengguna Android.

3. Quran


Kapasitas : 3,61 MB
Telah didownload 100.000+
Rate & Review 13.000+ dengan rata-rata 4.7 stars
Developer : AmirQuran

Aplikasi Quran ini belum begitu banyak didownload oleh pengguna Android. Angkanya masih berkisar di atas 100.000, jauh lebih sedikit dari Quran Android dan iQuran yang sudah mencapai angka jutaan download. Tampilannya juga tidak mirip mushaf Utsmani. Aplikasi Quran yang dikembangkan oleh AmirQuran ini lebih dekat dengan tampilan iQuran, dengan disertai tulisan latin untuk bunyi ayatnya. Jadi dalam setiap ayat selain ada ayat asli dalam bahasa Arab, juga ada tulisan latinnya plus terjemah.

4. Islam: The Quran


Kapasitas : 7,95 MB
Telah didownload 100.000+
Rate & Review 2.000+ dengan rata-rata 4.8 stars
Developer : Dimach.Cassiope

Aplikasi Quran untuk Android dengan nama Islam: The Quran ini memiliki tampilan latar belakang polos dengan ayat dalam khat Arab kemudian di bawahnya ada terjemahan. Mirip dengan iQurandan QuranThe Quran ini menggunakan sistem roll untuk melihat seluruh ayat dari atas ke bawah. Berbeda dengan Quran Android yang tampilannya sama seperti mushaf Utsmani, untuk berpindah antar halaman cukup dengan menggeser jari pada layar hp atau tablet Anda.

5. Al-Quran


Kapasitas : 51,81 KB
Telah didownload 100.000+
Rate & Review 700+ dengan rata-rata 4.7 stars
Developer : NPCOMPL3T3

Tampilan aplikasi Quran yang dikembangkan NPCOMPL3T3 ini menyerupai Quran Android layaknya mushaf Utsmani. Mungkin para pengguna Android ragu dengan kapasitasnya yang hanya 51,81 KB sehingga aplikasi Quran ini belum banyak didownload. Pun, jumlah pengguna Android yang memberikan rate & review tergolong sangat sedikit, masih di kisaran angka 700. Seperti Quran Android, untuk dapat membuka seluruh surat, setelah menginstal aplikasi Quran ini Anda diharuskan untuk mendownload content-nya.

Demikian 5 Aplikasi Quran Terbaik, Gratis untuk Android Anda untuk HP dan tablet Anda. Semoga menjadikan Anda semakin dekat dengan Al-Qur'an dan mudah membiasakan tilawah. [Dicopy dengan izin dari AndroidApps4me]

Fakta Unik dan Menarik Tentang Islam yang belum diketahui

1. Beberapa ayat di dalam Al-Qur’an menggambarkan pentingnya persamaan hak antara pria dan wanita ( secara perhitungan matematik ). Kata “Pria” dan “Wanita” di dalam Al-Qur’an sama-sama berjumlah 24.2. Tidak ada apa-apa di dalam Ka’bah.3. Islam merupakan agama yang pertumbuhannya paling cepat di Dunia menurut banyak sumber, diperkirakan akan menjadi agama nomor 1 pada tahun 2030.4. Umat Hindu percaya bahwa di dalam Ka’Bah ada salah satu dari Tuhan mereka yang bernama “Shiva Lingam”.5. Nabi Muhammad SAW melaksanakan ibadah haji hanya 2 kali dalam hidupnya.6. Jikalau sekarang Al-Qur’an dihancurkan, maka versi arab dari Al-Qur’an akan segera di-recover oleh jutaan muslim, yang disebut Huffaz yang telah menghafalkan kata-kata di dalam Al-Qur’an dari mulai awal sampai dengan akhir ayat.7. Nama original dari kota suci Madinah adalah “YATHRIB” yang artinya merupakan cahaya.8. islam menyebar ke bumi nusantara ketika Nabi Muhammad masih hidup.9. Jasad Firaun (Ramses II) yang tenggelam di laut merah, Baru ditemukan oleh arkeolog Giovanni Battista Belzoni tahun 1817. setelah 3000 tahun berada di bawah tanah dan pasir.10. Al Qur’an adalah satu-satunya kitab suci yang bisa dihafal jutaan manusia (Hafidz/penghafal Al Qur’an) sehingga keaslian/kesuciannya selalu terjaga.11. Jika agama lain bisa punya lebih dari 4 versi kitab suci yang berbeda satu dengan lainnya, maka Al Qur’an hanya ada satu dan tak ada pertentangan di dalamnya.12. Para astronot telah menemukan bahwa planet Bumi itu mengeluarkan semacam radiasi yang berpusat di kota Mekah, tepatnya berasal dari Ka’Bah. Yang mengejutkan adalah radiasi tersebut bersifat infinite ( tidak berujung ), radiasi tersebut menembus planet mars dan masih berlanjut. peneliti mempercayai bahwa radiasi ini memiliki karakteristik dan menghubungkan antara Ka’Bah di di planet Bumi dengan Ka’bah di alam akhirat.13. Penelitian lainnya mengungkapkan bahwa batu Hajar Aswad merupakan batu tertua di dunia dan juga bisa mengambang di air.14. IBRAHIM adalah “Bapak” dari tiga agama besar, yakni “Judaisme”, “Nasrani”, dan “Islam”.15. Malaikat tidak terhitung jumlahnya dan hanya Allah yang mengetahuinya.16. Islam, berarti “submisi” atau “menyerah” kepada satu Tuhan, Allah. “Islam” juga berasal dari kata “salam”, “perdamaian” dan yang kedua dalam arti “berserah diri”. demikian, arti dari “Islam” adalah “kedamaian yang sempurna yang datang bila kita hidup berserah diri kepada Allah”.17. Rasulullah pernah membelah bulan menjadi 2 bagian, dengan hanya menunjuk bulan dengan jarinya. diabadikan Allah dalam al-Qur’an surah Al-Qamar ayat 1: “Sungguh telah dekat hari qiamat, dan bulan pun telah terbelah.”18. sebelum Nabi Ibrahim menginjakkan kakinya ke tanah Makkah sudah ada bangunan Ka’bah yang telah dibangun oleh malaikat dan generasisebelum Nabi Ibrahim as. Hal itu dapat dipahami dari kata “Yarfa’u” meninggikan berarti meninggikan bangunan yang sudah ada.19. Rasulullah menyebutkan ada 73 golongan dalam islam, dan hanya 1 yang akan masuk jannah yaitu “Al Jama’ah”.20. Nabi Muhammad tidak bisa membaca dan tidak bisa menulis, namun ingatannya sangat kuat dan sangat cerdas.21. Selama 23 kali perang semasa Rasulullah memimpin, hanya sekali kekalahan yang di derita kaum muslimin, yakni, perang uhud22. Musa A.S adalah nama yang paling sering disebut dalam Al-Qur’an, sedangkan maryam adalah satu2nya nama perempuan yang disebut dalam Al-Qur’an.23. Al-Qur’an adalah buku terlaris di benua eropa.24. Imam Ali bin Abi Thalib adalah satu-satunya orang yang pernah lahir di dalam Ka’bah.25. Al Khowarizmi (matematika), Jabir Ibn Hayyan (kimia), Ibnu Khaldun (sosiologi dan sejarah), Ibnu Sina (kedokteran), Ar Razi (kedokteran), Al Biruni (fisika), Ibnu Batutah (antropologi) adalah contoh dari ratusan cendikiawan muslim yang menjadi rujukan dalam ilmu pengetahuan modern.26. Hijir Ismail ini dahulu merupakan tempat tinggal Nabi Ismail, disitulah NabiIsmail tinggal semasa hidupnya dan kemudian menjadi kuburan beliau dan juga ibunya.27. Maqom Ibrahim bukanlah kuburan Nabi Ibrahim sebagaimana dugaan atau pendapat sebagian orang. Maqom Ibrahim adalah batu pijakan pada saat NabiIbrahim membangun Ka’bah.28. pasukan Salib datang ke Timur ketika Khalifah Bani Abbas berada dalam masa kemunduran. Tak diduga, banyak anggota pasukan Salib tertarik kepada Islam dan kemudian menggabungkan diri dengan pasukan Salib lainnya. Thomas Arnold, dalam Al Da’wah ila Al Islam, menyebutkan bahwa mereka masuk Islam setelah melihat kepahlawanan Salahuddin sebagai cerminan ajaran Islam.

Pacaran Menurut Pandangan Islam



Soal pacaran di zaman sekarang tampaknya menjadi gejala umum di kalangan kaula muda. Barangkali fenomena ini sebagai akibat dari pengaruh kisah-kisah percintaan dalam roman, novel, film dan syair lagu. Sehingga terkesan bahwa hidup di masa remaja memang harus ditaburi dengan bunga-bunga percintaan, kisah-kisah asmara, harus ada pasangan tetap sebagai tempat untuk bertukar cerita dan berbagi rasa.


Selama ini tempaknya belum ada pengertian baku tentang pacaran. Namun setidak-tidaknya di dalamnya akan ada suatu bentuk pergaulan antara laki-laki dan wanita tanpa nikah.

Kalau ditinjau lebih jauh sebenarnya pacaran menjadi bagian dari kultur Barat. Sebab biasanya masyarakat Barat mensahkan adanya fase-fase hubungan hetero seksual dalam kehidupan manusia sebelum menikah seperti puppy love (cinta monyet), datang (kencan), going steady (pacaran), dan engagement (tunangan).


Bagaimanapun mereka yang berpacaran, jika kebebasan seksual dalam pacaran diartikan sebagai hubungan suami-istri, maka dengan tegas mereka menolak. Namun, tidaklah demikian jika diartikan sebagai ungkapan rasa kasih sayang dan cinta, sebagai alat untuk memilih pasangan hidup.
Akan tetapi kenyataannya, orang berpacaran akan sulit segi mudharatnya ketimbang maslahatnya. Suatu contoh : orang berpacaran cenderung mengenang pacarnya. Waktu luangnya (misalnya bagi mahasiswa) banyak terisi hal-hal semacam melamun atau berfantasi. Amanah untuk belajar terkurangi atau bahkan terbengkalai. Biasanya mahasiswa masih mendapat kiriman dari orang tua. Apakah uang kiriman untuk hidup dan membeli buku tidak terserap untuk pacaran itu ?

Atas dasar itulah ulama memandang, bahwa pacaran model begini adalah kedhaliman atas amanah orang tua. Secara sosio kultural di kalangan masyarakat agamis, pacaran akan mengundang fitnah, bahkan tergolong naif. Mau tidak mau, orang yang berpacaran sedikit demi sedikit akan terkikis peresapan ke-Islam-an dalam hatinya, bahkan bisa mengakibatkan kehancuran moral dan akhlak. Na’udzubillah min dzalik !

Sudah banyak gambaran kehancuran moral akibat pacaran, atau pergaulan bebas yang telah terjadi akibat science dan peradaban modern (westernisasi). Islam sendiri sebagai penyempurnaan dien-dien tidak kalah canggihnya memberi penjelasan mengenai berpacaran. Pacaran menurut Islam di identikkan pada ta'arufan tpi yang dimaksud bukan pacaran tapi meminang, sebagai mana yang dilontarkan Rasulullah SAW : "Apabila seorang di antara kamu meminang seorang wanita, andaikata dia dapat melihat wanita yang akan dipinangnya, maka lihatlah." (HR Ahmad dan Abu Daud).

Namun Islam juga, jelas-jelas menyatakan bahwa berpacaran bukan jalan yang diridhai Allah, karena banyak segi mudharatnya. Setiap orang yang berpacaran cenderung untuk bertemu, duduk, pergi bergaul berdua. Ini jelas pelanggaran syari’at ! Terhadap larangan melihat atau bergaul bukan muhrim atau bukan istrinya. Sebagaimana yang tercantum dalam HR Bukhari dan Muslim dari Ibnu Abbas yang artinya: "Janganlah salah seorang di antara kamu bersepi-sepi (berkhulwah) dengan seorang wanita, kecuali bersama dengan muhrimnya." Tabrani dan Al-Hakim dari Hudzaifah juga meriwayatkan dalam hadits yang lain: "Lirikan mata merupakan anak panah yang beracun dari setan, barang siapa meninggalkan karena takut kepada-Ku, maka Aku akan menggantikannya dengan iman sempurna hingga ia dapat merasakan arti kemanisannya dalam hati."

Tapi mungkin juga ada di antara mereka yang mencoba "berdalil" dengan mengemukakan argumen berdasar kepada sebuah hadits Nabi SAW yang diriwayatkan Imam Abu Daud berikut : "Barang siapa yang mencintai karena Allah, membenci karena Allah, atau memberi karena Allah, dan tidak mau memberi karena Allah, maka sungguh orang itu telah menyempurnakan imannya."Tarohlah mereka itu adalah orang-orang yang mempunyai tali iman yang kokoh, yang nggak bakalan terjerumus (terlalu) jauh dalam mengarungi "dunia berpacaran" mereka. Tapi kita juga berhak bertanya : sejauh manakah mereka dapat mengendalikan kemudi "perahu pacaran" itu ? Dan jika kita kembalikan lagi kepada hadits yang telah mereka kemukakan itu, bahwa barang siapa yang mencintai karena Allah adalah salah satu aspek penyempurna keimanan seseorang, lalu benarkah mereka itu mencintai satu sama lainnya benar-benar karena Allah ? Dan bagaimana mereka merealisasikan "mencintai karena Allah" tersebut ? Kalau (misalnya) ada acara bonceng-boncengan, dua-duaan, atau bahkan sampai buka aurat (dalam arti semestinya selain wajah dan dua tapak tangan) bagi si cewek, atau yang lain-lainnya, apakah itu bisa dikategorikan sebagai "mencintai karena Allah ?" Jawabnya jelas tidak !

Dalam kaitan ini peran orang tua sangat penting dalam mengawasi pergaulan anak-anaknya terutama yang lebih menjurus kepada pergaulan dengan lain jenis. Adalah suatu keteledoran jika orang tua membiarkan anak-anaknya bergaul bebas dengan bukan muhrimnya. Oleh karena itu sikap yang bijak bagi orang tua kalau melihat anaknya sudah saatnya untuk menikah, adalah segera saja laksanakan.

Minggu, 12 Januari 2014

Makna Dan Hikmah Maulid Nabi Muhammad S.A.W

Tanggal 12 Rabiul Awal 1432 H, bertepatan pada 15 Februari 2011 seluruh kaum muslim merayakan maulid Nabi Muhammad SAW, tidak lain merupakan warisan peradaban Islam yang dilakukan secara turun temurun. Dalam catatan historis, Maulid dimulai sejak zaman kekhalifahan Fatimiyah di bawah pimpinan keturunan dari Fatimah az-Zahrah, putri Nabi Muhammad SAW. Perayaan ini dilaksanakan atas usulan panglima perang, Shalahuddin al-Ayyubi (1137M-1193 M), kepada khalifah agar mengadakan peringatan hari kelahiran Nabi Muhammad SAW.
Tujuannya adalah untuk mengembalikan semangat juang kaum muslimin dalam perjuangan membebaskan Masjid al-Aqsha di Palestina dari cengkraman kaum Salibis. Yang kemudian, menghasilkan efek besar berupa semangat jihad umat Islam menggelora pada saat itu. Secara subtansial, perayaan Maulid Nabi adalah sebagai bentuk upaya untuk mengenal akan keteladanan Nabi Muhammad SAW sebagai pembawa ajaran agama Islam. Tercatat dalam sepanjang sejarah kehidupan, bahwa Nabi Muhammad SAW adalah pemimipn besar yang sangat luar biasa dalam memberikan teladan agung bagi umatnya.
Dalam konteks ini, Maulid harus diartikulasikan sebagai salah satu upaya transformasi diri atas kesalehan umat. Yakni, sebagai semangat baru untuk membangun nilai-nilai profetik agar tercipta masyarakat madani (Civil Society) yang merupakan bagian dari demokrasi seperti toleransi, transparansi, anti kekerasan, kesetaraan gender, cinta lingkungan, pluralisme, keadilan sosial, ruang bebas partisipasi, dan humanisme. Dalam tatanan sejarah sosio antropologis Islam, Nabi Muhammad SAW dapat dilihat dan dipahami dalam dua dimensi sosial yang berbeda dan saling melengkapi.
Pertama, dalam perspektif teologis-religius, Nabi Muhammad SAW dilihat dan dipahami sebagai sosok nabi sekaligus rasul terakhir dalam tatanan konsep keislaman. Hal ini memposisikan Nabi Muhammad SAW sebagai sosok manusia sakral yang merupakan wakil Tuhan di dunia yang bertugas membawa, menyampaikan, serta mengaplikasikan segala bentuk pesan “suci” Tuhan kepada umat manusia secara universal.
Kedua, dalam perspektif sosial-politik, Beliau dilihat dan dipahami sebagai sosok politikus andal. Sosok individu Nabi Muhammad SAW yang identik dengan sosok pemimpin yang adil, egaliter, toleran, humanis, serta non-diskriminatif dan hegemonik, yang kemudian mampu membawa tatanan masyarakat sosial Arab kala itu menuju suatu tatanan masyarakat sosial yang sejahtera dan tentram.
Tentu, sudah saatnya bagi kita untuk mulai memahami dan memperingati Maulid secara lebih mendalam dan fundamental, sehingga kita tidak hanya memahami dan memperingatinya sebatas sebagai hari kelahiran sosok nabi dan rasul terakhir yang sarat dengan serangkaian ritual-ritual sakralistik-simbolik keislaman semata, namun menjadikannya sebagai kelahiran sosok pemimpin.
Karena bukan menjadi rahasia lagi bila kita sedang membutuhkan sosok pemimpin bangsa yang mampu merekonstruksikan suatu citra kepemimpinan dan masyarakat sosial yang ideal, egaliter, toleran, humanis dan nondiskriminatif, sebagaimana dilakukan Nabi Muhammad SAW untuk seluruh umat manusia. Kontekstualisasi peringatan Maulid tidak lagi dipahami dari perspektif keislaman saja, melainkan harus dipahami dari berbagai perspektif yang menyangkut segala persoalan. Misal, politik, budaya dan, ekonomi maupun agama.

Sejarah Berdirinya masjid Nabawi


Sejarah Masjid Nabawi di Kota Madinah
Jangan pernah membayangkan Masjid Nabawi saat itu sudah semegah saat ini. Tiang-tiangnya saja pada waktu itu masih terbuat dari batang kurma, atapnya terbuat dari pelepah daun kurma, dan halaman ditutup dengan batu-batu kecil. Sementara arah kiblat menghadap Baitul Maqdis karena pada saat itu perintah Allah untuk berkiblat ke Ka'bah belum turun.Masjid Nabawi saat itu tampil sangat sederhana tanpa hiasan, tanpa tikar, dan untuk pencahayaan di malam hari hanya menggunakan pelepah kurma yang kering dan dibakar.

Pada tahun ke 4 Hijriyah, masjid ini mengalami perbaikan untuk kali pertama. Lantai diperbaiki dengan lantai dari batu bata. Setelah itu, Masjid Nabawi berulang kali mengalami perbaikan dan perluasan.

Perbaikan paling signifikan terjadi pada tahun 1265 H pada masa pemerintahan Sultan Abdul Majid. Dalam pembangunan yang memakan waktu 12 tahun itu, dinding dan tiang-tiang masjid dipercantik dengan ukiran dan kaligrafi indah yang masih bisa disaksikan sampai sekarang.

Kronologi Pengubahsuaian Masjid Nabawi berdasarkan tahun Masihi.
Pada era selepas Sayidina Utsman Al-Affan pula berlakulah penambahan demi penambahan. Berikut kronologinya :
622 – Didirikan oleh Nabi Muhammad
629 – Diperluas oleh Nabi
638 – Diperluas oleh Saidina Umar al-Khattab.
650 – Saidina Uthman Affan menggantikan tiang dan atap serta memperluas bahagian lantai.
707 – Diperbaiki oleh Walid bin Abd Malik dan Umar bin Abd Aziz (Bani Umaiyah).
778 – Diperluas oleh al-Mahdi (Bani Abbasiah).
1247 – Terbakar.
1256 – Malik az-Zahir (Mamluk) menambah menara serta lantai bahagian hadapan.
1468 – Diperbaiki oleh Asyraf Qaitbay (Penguasa Mamluk).
1481 – Terbakar lagi.
1574 – Salim I (Uthmaniah) menggunakan marmar.
1818 – Diperbesar oleh Mahmud II (Uthmaniah). Kubah dicat hijau.
1849 – Dibangun besar-besaran oleh Sultan Abdul Majid (Uthmaniah).
1952 – Diperluas oleh Raja Abd Aziz ibnu Sa’ud (Arab Saudi).
1984 – Diperluas dan diperbaiki oleh Raja Fahd (Arab Saudi).

Sejarah Masjid Nabawi di Kota Madinah

Raja Fahd bin Abdul aziz juga turut berperan dalam perluasan Masjid Nabawi. Hasilnya luas seluruh bangunan masjid sekarang ini menjadi 165.000 m2. Jumlah menarapun bertambah, dari semula empat buah menjadi 10 buah. Empat diantaranya mamiliki ketinggian 72 meter dan enam lainnya setinggi 92 meter. Jumlah pintu juga bertambah sehingga menjadi 95 buah pintu. Maka, Masjid Nabawi pun tampil cantik dan megah sehingga menjadi kebanggaan umat Islam di seluruh dunia saat ini.

Masjid Nabawi didirikan bukan hanya untuk tempat beribadah, tapi juga merupakan tempat sekolah bagi kaum muslimin untuk  menerima pengajaran islam dan bimbingan-bimbingannya, sebagai tempat pertemuan dan tempat untuk mempersatukan berbagai unsur kekabilahan dan sisa-sisa pengaruh perselisihan semasa jahiliyah, sebagai tempat mengatur segala urusan, dan sekaligus sebagai gedung parlemen untuk bermusyawarah dan menjalankan roda pemerintahan.

Sejarah Masjid Nabawi di Kota Madinah

Disamping itu semua, masjid tersebut juga dijadikan tempat tinggal dan bermukim orang-orang muhajirin yang miskin, yang datang ke madinah dengan tanpa memiliki harta, tidak memiliki kerabat dan masih bujang atau belum berkeluarga.

Demikian sekilas uraian singkat mengenai Sejarah Masjid Nabawi di Kota Madinah, semoga apa yang telah disampaikan dalam artikel ini dapat menambah kecintaan kita kepada Masjid-Masjid Allah dan senantiasa selalu berusaha untuk memakmurkannya.

Mukjizat Nabi Muhammad S.A.W

~MUKJIZAT NABI MUHAMMAD YG DIBERIKAN ALLAH SECARA FISIK~

Kemuliaan yang Allah SWT berikan kepada setiap para Nabi dan Rasul-Nya bermacam-macam, termasuk kemuliaan yang ada pada diri Rasulullah SAW diantaranya terlahir dalam keadaan sudah dikhitan (sunat) .......
dan masih banyak lagi ........

Kejadian yang luar biasa yang terjadi pada setiap Nabi dan Rasul disebut Mukjizat. Mukjizat yang terdapat pada diri setiap Nabi dan Rasul utusan Allah SWT, tidak dapat terjadi kecuali atas izin Allah SWT. Mukjizat itu sebagai bukti kebenaran kenabian atas diri seorang Rasul yang mengemban risalah kebenaran ilahi untuk disampaikan kepada umatnya. Beberapa tanda-tanda kenabian Rasulullah Muhammad SAW ditampakkan melalui kemuliaan fisik Beliau sebagai bentuk mukjizat yang Allah SWT anugerahkan kepada Rasulullah SAW. Hal ini hanya terjadi pada diri seorang Nabi dan Rasul, tidak terjadi pada manusia biasa. Kemuliaan tersebut tidak dapat diwariskan kepada isteri dan anak keturunan Beliau SAW, karena semua terjadi hanya atas izin Allah SWT.

Mukjizat Fisik Rasulullah SAW

1. Lahir dalam keadaan sudah dikhitan (sunat)

Rasulullah SAW bersabda : Diantara kemuliaan yang diberikan Allah SWT kepadaku adalah, aku dilahirkan dalam keadaan sunah dikhitan, karena itu tidak ada orang yang melihat aurat/kemaluanku.
(HR. al- Thabrani, Abu Nuaym, al Khatib dan ibn Asakir)
(diriwayatkan dari Ibn Abbas, Ibn Umar, Anas, Abu Hurairah. menurut Diya^ al Maqdisi, hadits ini shahih. Al Hakim selain menilai shahih, juga mengatakan mutawatir. Lihat al Khasa^is al kubra, Jlid.1, hal. 90-91)

2. Lahir dengan tali pusar sudah terputus

Dari Ibn Adiy dan Ibn Asakir dari Ibn Abbas, al Dhiya al Maqdisi dari Abbas Ibn Abdul Muthalib dan Ibn Asakir dari Ibn Umar bahwa Rasulullah SAW lahir dalam keadaan tali pusar sudah putus.
(Hadist ini tidak sepopuler dan sekuat hadits yang menceritakan kalau Beliau SAW terlahir dalam keadaan sunah dikhitan)

3. Penglihatan Rasulullah SAW

Dapat melihat dalam keadaan Gelap

diriwayatkan oleh Ibn Adiy, al Baihaqy dan Ibnu ‘Asakir dari ‘Aisyah RA mengisahkan “bahwa Rasululloh SAW dapat melihat dalam keadaan gelap maupun terang”
(lihat Al-khasa’is al-Kubra Karya al-Suyuti jilid1, hal.104

Dapat Melihat dibalik punggung

عن أبي هريرة قال صَلَّى بِنَا رَسُوْلُ اللهِ صلى الله عليه وسلم يَوْمًا. ثُمَّ انْصَرَفَ فَقَالَ يَا فُلاَن! أَلاَ تُحْسِنُ صَلاَتَكَ ؟ أَلاَ يَنْظُرُ الْمُصَلِّي إِذَا صَلَّى كَيْفَ يُصَلِّي؟ فَإِنَّمَا يُصَلِّي لِنَفْسِهِ. إِنِّي وَاللهِ لَأُبْصِرُ مِنْ وَرَائِي كَمَا أُبْصِرُ مِنْ بَيْنِ يَدَيَّ

Dari Abu Hurairah ra. ia berkata: Suatu hari Rasulullah saw. shalat mengimami kami. Usai shalat beliau bersabda: Hai Fulan! Mengapa kamu tidak membuat shalatmu bagus? Tidakkah orang yang shalat merenungkan bagaimana shalatnya? Sesungguhnya ia shalat untuk dirinya sendiri. Demi Allah, sungguh aku dapat melihat belakangku, sebagaimana aku melihat didepanku
(HR. Muslim)

Dalam riwayat lain, oleh Imam Muslim dari Anas Bin Malik RA :

عن أنس قال صلى بنا رسول الله صلى الله عليه وسلم ذات يوم. فلما قضى الصلاة أقبل علينا بوجهه، فقال "أيها الناس! إني إمامكم. فلا تسبقوني بالركوع ولا بالسجود. ولا بالقيام ولا بالانصراف. فإني أراكم أمامي ومن خلفي

Dari Anas Bin Malik RA berkata : Suatu hari Rasulullah SAW sholat bersama kami, seusai sholat Beliau menghadapkan wajahnya kepada kami, dan bersabda :” Wahai Manusia, aku berada di depan kalian, janganlah mendahuluiku dalam ruku dan jangan pula dalam sujud. Sesungguhnya aku melihat kalian baik yang berada di depan maupun kalian yang dibelakang.

Selain itu, ketika Beliau tidur mata terpejam namun hati tetap terjaga.

4. Pendengaran Rasulullah SAW

Berbeda dengan pendengaran manusia biasa yang dapat mendengar dalam radisu terbatas, Rasulullah SAW mampu mendengar jauh melebihi kemampuan manusia biasa, bahkan getaran langit dan bumi dapat didengar oleh Beliau SAW.

Dari Abu Dzar menceritakan, Rasulullah SAw bersabda : "Sesungguhnya aku melihat apa yang tidak kalian lihat, dan aku mendengar apa yang tidak kalian dengar, getaran dan goncangan langit dan sungguh langit ada goncangannya, dan tidak ada ruang lebih dari empat jari kecuali ada malaikat yang sujud kepada Allah SWT . Demi Allah jikalau kalian mengetahui apa yang aku ketahui, niscaya kalian akan sedikit tertawa dan lebih banayk menangis. dan kalian juga akan sedikit bermesraan dengan wanita (lawan jenis) di atas ranjang, dan kalian pasti akan keluar ke jalan-jalan untuk bersujud kepada Allah. Dan aku berharap kalaulah aku hanya sebuah pohon yang terpotong.
(HR. al Tirmidzi, Ibnu Majah dan Abu Nuaym)
(al Tirmidzi berkata hadits ini hasan gharib)/(lihat al Khasa^is karya al Suyuti hal. 113)

5. Keringat Rasulullah SAW

Dalam kondisi tertentu Rasulullah SAW berkeringat bahkan cukup banyak bercucuran. Keringat Beliau SAW tidak bau seperti kebanyakan orang, keringat rasulullah SAW wangi.

عن أنس بن مالك. قال: كان النبي صلى الله عليه وسلم يدخل بيت أم سليم فينام على فراشها. وليست فيه. قال: فجاء ذات يوم فنام على فراشها. فأتيت فقيل لها: هذا النبي صلى الله عليه وسلم نام في بيتك، على فراشك. قال فجاءت وقد عرق، واستنقع عرقه على قطعة أديم، على الفراش. ففتحت عتيدتها فجعلت تنشف ذلك العرق فتعصره في قواريرها. ففزع النبي صلى الله عليه وسلم فقال "ما تصنعين؟ يا أم سليم!" فقالت: يا رسول الله! نرجو بركته لصبياننا. قال "أصبت".

Dari Anas bin Malik RA: Nabi biasa memasuki rumah Ummu Sulaim dan tidur di atas kasurnya sedangkan Ummu Sulaim sedang pergi. Anas berkata: "Pada suatu hari Rasulullah SAW datang dan tidur di atas kasur Ummu Sulaim, kemudian Ummu sulaim dipanggil dan dikatakan padanya: Ini adalah Nabi SAW tidur di rumahmu dan di atas kasurmu. Anas berkata : Ummu Sulaim datang dan Nabi sedang berkeringat, lalu keringatnya tersebut dikumpulkan di atas sepotong kulit kemudian Ummu Sulaim membuka talinya dan mulai meyerap keringat tersebut lalu memerasnya ke dalam bejana, maka Nabi kaget dan berkata: Apa yang kamu lakukan Ummu Sulaim ? Ummu Sulaim berkata: Wahai Rasulullah kami menmmu Sulaim berkata: Wahai Rasulullah kami mengharapkan berkahnya bagi anak-anak kami" Beliau berkata: Engkau benar
(HR Muslim 4/1815)

6. Ludah Rasulullah SAW

Ludah Rasulullah SAW tidaklah sama dengan ludah manusia biasa, ludah beliau harum baunya dan kadang dijadikan sebagai obat penyembuh berbagai penyakit seperti penawar racun sebagaimana yang pernah terjadi pada diri Abu Bakar di goa Hiro, atau penyembuh pada mata Ali Bin Abi Thalib yang hampir buta di perang khaibar, atau mata seorang sahabat lainnya pada perang uhud.

Wail Ibn Hajar bercerita : " Rasulullah SAW pernah disodorkan wadah berisi air, Beliau meminumnya, lalu meludah di wadah itu, kemudian air dalam wadah dituangkan ke dalam sumur, tiba-tiba dari sumur merebak bau wangian yang harum. (HR. Ahmad)

Dalam riwayat lain, tentang peristiwa yang dialami oleh Abu Bakar RA sewaktu bersama Rasulullah SAW di goa Tsur untuk sembunyi, kaki Abu Bakar digigit binatang yang ada di lubang yang terdapat di dalam goa tersebut. Akan tetapi Abu Bakar tidak bergerak supaya Rasulullah SAW yang sedang tidur dipangkuannya tidak terbangun. Hanya air matanya yang membasahi wajah Rasulullah SAW, dan Beliau terbangun lau bertanya : "Ada apa wahai Abu Bakar?" Dia menjawab : "Kaki saya digigit hewan yang ada dalam lubang. Semoga Ayah dan Ibuku menjadi tebusan bagimu". lalu Rasulullah meludahi gigitan itu dan sembuhlah kaki Abu Bakar.
(lihat : al-Rahiq al-Makhtum, Hal.149)

Demikianlah sebagian tanda-tanda kenabian yang ada pada diri Rasululloh SAW, kemulian yang diberikan oleh Allah SWT menambah keyakinan setiap orang akan kebenaran kenabian atas diri Muhammad SAW. Hal ini adalah mukjizat bukan sihir seperti kebanyakan yang dilakukan oleh tukang sihir dengan trik dan tipuannya membalikkan pandangan dan keyakinan kita. Nabi Muhammad SAW adalah seorang Nabi dan Rasul, bukan tukang sihir.

wallahualam

Copyright @ 2013 Muslim Blog.